7 Tayangan yang Terinspirasi dari Buku Populer

loading…

JAKARTA – Mengangkat sebuah kisah dari tulisan ke layar kaca bukanlah hal yang mudah. Namun, berbagai tayangan kini berhasil mencuri perhatian lewat jalan ceritanya yang terinspirasi dari buku terkenal.

Dengan penampilan para karakter yang memukau serta latar dan efek visual yang luar biasa, film dan serial hasil adaptasi novel ini seakan mengajak Anda ikut masuk ke dalam suasana dan emosi yang diciptakan.

Penasaran? Simak deretan tayangannya berikut ini berdasarkan keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Rabu (21/4).

1. Shadow and Bone

Diangkat dari koleksi novel terlaris Grishaverse karya Leigh Bardugo, Shadow and Bone mengangkat cerita YA atau young adult yang menggabungkan aspek keajaiban dan kekacauan yang akan mencuri perhatian banyak orang. Serial ini merupakan kombinasi dari trilogi Shadow and Bone dan sekuel Six of Crows, di mana Bardugo berkolaborasi dengan sang showrunner Eric Heisserer untuk membuat jalan cerita baru dari karakter-karakter utama Six of Crows.

Selain menyorot seorang pahlawan wanita muda yang baru menyadari kekuatannya, versi serialnya juga akan memperlihatkan sekelompok penjahat karismatik yang berpacu dengan waktu untuk melakukan aksi pencurian besar-besaran.

Baca Juga : Dihelat Minggu, Malam Penghargaan Oscar Akan Dibuat seperti Film

2. Lupin

7 Tayangan yang Terinspirasi dari Buku Populer

Tidak seperti kebanyakan adaptasi buku ke film, buku asli Arsene Lupin karya Maurice Leblanc justru menjadi inspirasi sang karakter utama dalam serial Lupin, yaitu Assane Diop (Omar Sy). Ia pun mencoba mencontoh kehidupan Arsene Lupin sebagai pencuri dan ahli penyamaran, demi membalas dendam ayahnya yang meninggal setelah dituduh melakukan kejahatan yang tidak dilakukannya 25 tahun yang lalu.

Pertama kali diperkenalkan pada tahun 1905, Arsene Lupin telah dikisahkan dalam 17 novel dan 39 novel pendek oleh sang kreator, Maurice Leblanc. Karyanya juga telah menginspirasi sejumlah buku dari penulis lain, serta film, serial TV, pementasan, adaptasi komik, bahkan video game.

Menyusul penayangan perdana Lupin pada Januari lalu, buku Maurice Leblanc yang ditulis pada tahun 1907 juga kembali banyak dibeli di beberapa negara, termasuk Italia, Spanyol, Amerika Serikat, Inggris, dan Korea. Angka penjualannya selama 15 hari pun setara dengan satu tahun penjualan buku tersebut.