Kekayaan Negara yang Dirampas dari Jenis Cendana Akan Dikelola Pemerintah

Memuat…

JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih akan mengincar beberapa aset negara yang saat ini dikuasai pihak tertentu. Sedangkan kekayaan negara yang berhasil dikuasai kembali akan dikelola oleh pemerintah.

Direktur Kekayaan Negara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (DJKN Kemenkeu) Encep Sudarwan memastikan aset Gedung Granadi dan Megamendung milik keluarga almarhum. Soeharto telah disita dan akan dikelola oleh DJKN. Sebab, selama menjadi milik negara (BMN) akan dikelola oleh pemerintah. ( Baca juga: Kekayaan Negara di Luar Negeri Rp 40 Triliun Tak Bisa Memberikan Penghasilan )

“Bangunan dan aset Granadi di Megamendung, bersama BMN itu dikelola DJKN,” kata Encep dalam video virtual, Jumat (16/4/2021).

Ia mengatakan, BMN terdiri dari dua, yakni pengguna dan pengelola. Untuk Kementerian Keuangan sendiri sebagai pengelola barang, sedangkan Sekretariat Negara (Setneg) adalah pengguna barang.

“Asalkan ada BMN yang memiliki pengelolaan, maka jika sudah menjadi milik negara akan dikelola untuk DJKN,” jelasnya.

Saat ini, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 19/2021 tentang Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Dalam Perpres tersebut disebutkan bahwa tanah tersebut bersertifikat Hak Guna Usaha atas nama Sekretariat Negara Republik Indonesia. ( Baca juga: Google Earth Menunjukkan Efek Mengerikan dari Perubahan Iklim )

Dengan ditetapkannya penguasaan dan pengelolaan TMII oleh Kementerian Negara maka penguasaan dan pengelolaan TMII oleh Yayasan Harapan Kita berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 51 Tahun 1977 dinyatakan berakhir. Peraturan Presiden tersebut juga telah diundangkan pada tanggal 1 April 2021.

(uka)